Sunday, March 29, 2015

Catatan Kepergian Olga

Catatan Kepergian Olga

Sebenarnya saya mencoba tidak begitu kaget ketika Olga meninggal karena sudah hampir setahun lebih ia sakit dan berobat di Singapur

Sebenarnya saya bukan barisan olgalovers

Sebenarnya saya juga sempat sebal dengan bebrapa kelakuan Olga yang you know lah...

Tapi,
Ketika saya melihat yang melayat begitu banyak
dan hampir semua menangis
memberi testimoni yang baik...
Subhanallah

Oh,
Dia pantas menjadi idola!

Yess,Idola memang tidak harus menjadi sempurna. Plus minus, kurang dan lebihnya manusia hanya Allah yang bisa atur. Tapi lihatlah seorang Olga...

Ia memulainya dari bawah
dari orang susah
dari minus (bukan nol)
sampai ia bisa menjadi superstar
artis paling laku
artis kaya
dari yang gak dianggap
menjadi laris disana sini

dia tidak sombong
dan suka membantu
dia tidak malu
dia tdk lupa masa lalunya



Begitulah...
Ia di elu-elukan sepanjang pemakamannya
Menandakan rasa duka yang ditinggalkan

Ia bisa menjadi role model.
Bahwa, bila punya mimpi ya harus dikejar
Bahwa, bila gagal ya jangan putus asa
Bahwa, bila mau sukses ya harus kerja keras
Bahwa, bila mau menjadi "ahli" dibidangnya, ya all out



 Bagian yang membuat saya kadang ikut sedih,
Ternyata dia sering dibully
Sering menjadi objek penderita
-dan dia blm mnikmati hasil jerih payahnya-
-ia berhasil mengangkat derajat dan nasib kluarganya-
-
Tapi dia tidak emosian
Dia bisa menerima perlakuan kawannya
Dia bisa menghidupkan suasana
Dia punya banyak kawan
Dan se enggak sukanya dengan Olga,
ngaku deh pernah dibikin ktawa sama tingkahnya(ktawa=terhibur)

Cepat melesat, cepat pula meninggalkan
Rupanya, Allah lebih sayang dia
RIP Olga
Saya mendoakan tempat terbaik untukmu



6 comments:

  1. kita gak bisa tebak akhir hidup seseorang..gak nyangka yang menyolatkan begitu banyak...

    ReplyDelete
  2. Sy juga bukan Olgalovers, Mak. Tapi melihat begitu banyak pelayat yg datang, membuktikan dia memang pribadi yg baik :)

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete