Bila Anda seorang karyawan,
tentulah tidak akan risau bagaimana income itu didapat. Bulanannya pasti ada, datang
teratur, bahkan sesekali menerima bonus atau melakukan perjalanan
kesana-kemari. Tapi bagaimana dengan seorang ibu rumah tangga? Saya salah
satunya. Sejak awal memutuskan menjadi ibu rumah tangga, karena pengalaman
pribadi di tinggal ibu bekerja merasa kurang sreg, hehe…I lov u mom…
Dan yang paling penting, saya yakin,
meski di rumah saya bisa menghasilkan…
Nah, maka perburuan dimulai :D
Ternyata menghasilkan income dari
rumah itu susah-susah gampang. Modal/keterampilan apa yang saya miliki? Saya
bisa menulis, saya sarjana Perencanaan Wilayah Kota. Baiklah dua bidang ini
yang saya garap. Saya juga berbisnis online. JAdi , ya ternyata ada 3 bidang
ya? Inilah yang membuat saya pontang panting. Untuk mendapat income, saya harus
mengatur waktu sedisiplin mungkin sebisa mungkin. Baiklah saya ada waktu
seharian dengan anak, tapi jam tidur saya berkurang.. Begitu konsekuensinya.
Konsekuensi lainnya, kita
dituntut imbang. Mengerjakan pekerjaan “income” sekaligus mengerjakan pekerjaan
rumah seperti rapi2, bersih2, masak, sekaligus ngajarin anak. Nah disini kita
membutuhkan pengertian dari suami, kalau istrinya itu ‘sangat berjuang keras’
dan amat pontang pantingnya. Meskipun ada si mbak yang bantu tapi tetap masalah
makan, masalah suami, masalah anak adalah urusan kita-kita ini. Dan nyari si
embak yang bantu juga ga mudah sodara-sodara..jadi ya sesekali saja ia datang
sehingga semua-semua tetap saya yang menghandle.. *tepuk tangan dulu…
Nyatanya, menggeluti 3 bidang itu
pada akhirnya bisa memberi saya income. Itu yang harus di syukuri :) Jadi itulah aktivitas
saya di rumah. Bagaimana dengan ibu rumah tangga lain?
Setelah saya googling, dan
bergabung dengan emak-emak blogger, saya lebih banyak mengerti dan memahami ,
serta menangkap peluang agar bisa tetap ‘menghasilkan dari rumah’ , berikut
peluang-peluang yang bisa ditangkap:
1. Menjadi
review produk
2. Menjadi
buzzer
3. Mengikuti
kompetisi blogger
4. Pasang
iklan di blog
5. Mengikuti
survey online
6. Menjadi
penulis/editor lepas
7. Menjadi
penterjemah
8. Menjadi
afiliasi program
9. Usaha
mempercantik blog
10. Usaha
desain web/kartu nama, sampul buku dll
11. Usaha
training online
12. dll
Saya tidak membahas step by
stepnya ya, soalnya saya sendiri kan belum menggelutinya. Suatu saat saya pasti
mencobanya. Makin terdengar ‘pontang panting’ mencari income ya? hehe..ya, saya
menilai itu hanya sebuah konsekuensi dari pilihan saya untuk stay work stay at
home…
Semua yang saya list di atas bisa
dilakukan di rumah, dan hanya bermodal skill menulis, serta kebiasaan keteraturan
dan disiplin waktu berinternet yang produktif. Dan semuanya sudah ada contohnya
(hasil googling). Point pentingnya, sebagai ibu rumah tangga kita harus berdaya
secara materi. Ibu rumah tangga juga butuh aktualisasi dan eksistensi, meski cuma
dasteran, hehe..Bila tak ingin berkarir diluar rumah, maka jalan keluarnya
adalah berinternet. Tekuni yang menjadi hobi, passion, dan keterampilan yang
kita miliki. Misal kita lulusan sastra inggris, kita bisa jadi penterjemah.
Misal kita lulus desain, kita bisa buka usaha desain, dan sebagainya. Misal
kita suka masak, kita bisa buka usaha masak. Bahwa peluang-peluang itu bisa
kita tangkap, aplikasikan, dan kita tekuni sebagai alternative pekerjaan masa
kini tanpa harus meninggalkan rumah..
Selamat berburu ;)

No comments:
Post a Comment