Bersyukurlah bila kita menjadi
ibu yang menghabiskan waktu di rumah. Pun demikian, bila kita tidak selalu ada
di rumah sebaiknya kita tetap melakukan kebiasaan-kebiasaan baik guna
perkembangan sang buah hati ke depannya. Beberapa kebiasaan ini dari pengalaman
saya yang bisa di coba. Harapannya, agar mengingatkan saya agar lebih lebih
istiqomah lagi, dan tentu berharap agar bisa bermanfaat untuk perkembangan anak
ke arah yang lebih baik.
1.
Mengurangi TV
Saya menilai televisi hanya akan membuat anak saya
diam terpaku tanpa mempedulikan apa yang terjadi di sekitarnya. Bila ada kartun
ia akan duduk diam disitu saja. Terlebih acara televisi sekarang tidak pro
anak, misal infotainment dan sinetron. Ketimbang televisi saya lebih suka
mengalihkannya pada aktivitas-aktivitas lainnya seperti mendengarkan
radio/tape, mewarnai, origami, atau membiarkannya main mainannya.
2.
Bercerita
Bacakan cerita sebelum ia tidur. Selain membuat ia
belajar bahasa, ia melihat gambar, juga membuatnya antusias mendengar.
3.
Belajar demokratis
Anak diajarkan untuk memilih pilihan yang ia inginkan
sendiri. Misal mau baju warna apa, makan pakai lauk apa, mau minum susu ga?
Dll. Ada kalanya kita memberinya langsung begitu saja, tapi ada kalanya pula
kita harus menanyai apa yang ia inginkan.
4.
Sikat gigi minimal 2 kali sehari
Ajak ia disiplin sikat gigi dua kali sehari. Bila
tidak mau, ajak ia sikat gigi bersama dengan begitu ia akan meniru cara sikat
gigi kita.
5.
Menanyai tentang aktivitas di sekolah dan kabar
kawan2nya
Sebaiknya kita mengenal nama kawan-kawannya di
sekolah/ tempat ngaji. Sepulang dari sekolah tanyailah tentang kawan-kawannya.
Misalnya siapa yang masuk dan tidak, dan sebagainya. Ini akan merangsang ia
banyak bicara dan semakin mengenal kawan-kawannya. Suatu ketika, ketika kita
tidak menanyainya, ia akan otomatis bercerita tentang kawan-kawannya.
6.
Merapikan mainan kembali
Merapikan mainan adalah bentuk tanggungjawab ia agar
ikut membantu kerapian rumah. Ia harus diajarkan tentang sebab akibat, bila
begini harus begitu..bila tidak begini akan...
7.
Mengajarkan makan sendiri
Betapa membosankannya menyuapi ia makan. Makanya saya
mulai membiasakan ia makan sendiri. Selain itu juga ini mengajarkan ia belajar
mandiri terhadap dirinya. Caranya ajak makan bersama dan beri ia piring
tersendiri. Bila susah menaruh nasi di sendok, masih bisa kita bantu perlahan.
Tapi untuk menyuapkan nasi ke mulutnya biar ia lakukan sendiri.
8.
Mengajarkan membuat minuman
Ia harus tahu kebutuhannya sendiri. Biasanya saya
memberikannya minuman susu. Pagi atau malam. Untuk melatihnya mandiri, saya
mengajarkan cara membuat minuman susu. Misalnya dengan mengisi panci kecil dari air di dispenser. Setelah agak banyak ia
memanggil saya untuk memanaskan. Setelah itu saya memberinya contoh cara
mengaduk.
9.
Ajak bernyanyi
Bila kita ajak bernyanyi, lihatlah ekspresinya. Ia
akan menikmati dengan senyum dan riang gembira. Selain membuat susasana hatinya
senang, bernyanyi juga mengajak ia belajar kata per kata dan merangkai menjadi kalimat.
Hati yang riang gembira membuat orangtua merasa senang dan ikut bahagia
melihatnya.
10.
Ajak sholat berjamaah
Mungkin ia saat ini belum tahu dan mengerti tentang
sholat. Tapi jangan jemu, tetaplah ajak ia untuk ikut sholat. Dari aktivitas
ini ia belajar gerakan sholat, bacaan surat pendek, dan belajar khusuk.
11.
Membuang sampah pada tempatnya
Setiap membuka kemasan, selalu saya memintanya untuk
membuang sampah sendiri ke tempatnya. Saya juga kadang menyuruh membuang sampah
di depan rumah. Saking kini ia mengerti tentang sampah, ketika ada sampah di
jalan ia berusaha untuk membuang sampah tersebut ke tempat sampah terdekat.
12.
Mengenalkan celengan
Sejak kecil mulailah mengajarkan apa itu celelngan
gunanya apa. Tentu untuk menyimpan uang. Sejauh ini belum ada manfaatnya yang
terasa karena ia masih teramat kecil untuk mengerti uang dan keinginan. Tapi
setidaknya kita bisa mengenalkan tentang uang, bahwa uang adalah barang yang
harus dihargai dan disimpan.
13.
Tidur siang
Tidur siang sangat baik untuk anak. Karena di saat itu
ia sedang beristirahat dengan tenangnya. Membuat otaknya sedikit bernapas dari
rutinitas dan aktivitasnya. Saya juga menemukan artikel bahwa para peneliti
dari University of Massachusetts Amherst menemukan bahwa tidur siang
meningkatkan daya ingat anak-anak.
Para periset tidur mengamati 40 anak-anak yang berusia
antara tiga dan lima tahun dari enam lembaga pendidikan anak usia dini. Mereka
mengajarkan anak-anak tersebut sebuah permainan memori yang termasuk
mempelajari tata letak gambar-gambar yang berbeda dalam suatu kotak. Siangnya,
setengah dari anak-anak itu tidur siang selama 77 menit sementara yang lainnya
tetap bangun. Setelah bangun tidur, anak-anak kemudian diminta untuk mengingat
lokasi-lokasi gambar tersebut.
"Jika anak
tidak tidur siang, mereka lupa 15 persen dari informasi yang dipelajarinya di
pagi hari. Sementara jika mereka tidur siang, mereka ingat 100 persen dari yang
dipelajari sebelumnya," ujar Rebeccca Spencer, seorang profesor psikologi
yang memimpin studi tersebut. (voaindonesia.com)
14.
Mengenalkan alat-alat kebersihan
Mengajarkan anak untuk mengenal alat-alat kebesihan
dan kegunaannya. Misalnya sapu, pel, sulak. Sehingga bila ia mengotori rumah,
ia mengerti harus bagaimana mengatasinya
15.
Melakukan aktivitas outdoor
Ajaklah ia jalan-jalan ke komplek rumah. Ajarkan ia
menyapa tetangga, pak becak, pak satpam, atau sekedar mengucap halo untuk orang
yang berpapasan. Ini membuat ia percaya diri, berani (bukan pemalu, pasif,
tampa ekspresi) dan belajar mengenal orang. Selain jalan-jalan, juga ajak ia
bersepeda atau ajak ia ke taman kota. Biasanya car free day adalah ajang yang
bagus membuat anak lepas kesana kemari.
16.
Memanggilnya dengan panggilan yang baik
Panggilah dengan nama-nama yang baik. Misal anak
salih, anak pintar, anak ganteng, anak cantik..sehingga ia merasa senang dan
sekaligus menjadi doa yang baik untuknya. Sambil memanggilnya dengan panggilan
baik, sisipilah panggilan itu dengan kecupan-kecupan sayang. Dengan begitu ia semakin tahu bahwa anda
adalah orang yang paling menyayanginya.
Demikian sharing saya tentang kebiasaan-kebiasaan baik. Bla
Bunda ada ide, monggo ditambahkan. Semoga sharing ini bisa bermanfaat. Mari
menciptakan generasi-generasi terbaik untuk masa depan, insyaAllah...
kayys 3,5y
No comments:
Post a Comment